Hei...Aga Kareba Cika..Cappo..Cikaliku"

ASSALAMU ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATU

Kalau singgahq'' disini tulis2q sedikit di Ma'' Bici-Bici di'' supaya saya tau bahwa anda pernah masuk disini
terima kasih atas kunjungan ta''...!!!

Apakah Anda Percaya ????????

Ide tulisan singkat ini, dimulai ketika saya membutuhkan kumpulan ide, pikiran, impian, lamunan, analisa dan renungan saya secara pribadi dan independen.

Saya yakin...
Sebuah IMPIAN mampu MEMBERI SEMANGAT
Sebuah IDE mampu MENGUBAH DUNIA
Sebuah LANGKAH mampu MENGELILINGI DUNIA
Sebuah TULISAN mampu MENGUKIR SEJARAH

Saya percaya, anda yang sedang membaca tulisan ini adalah bagian dari hidup saya secara pribadi, karena tidak ada yang kebetulan...anda ditarik oleh sebuah hokum alam...yang secara alami tidak anda sadari...Saya percaya, bahwa ALLAH berkomunikasi melalui perantaraan manusia dan melalui keadaan di sekitar kita...Saya yakin, jika anda tersenyum pada saat ini juga, maka anda akan dapat menikmati hari ini dengan hati yang lebih baik dan lebih positif dan saya percaya saat ini anda akan mencoba tersenyum bukan ???
Untuk itu, jika ada manfaat yang didapatkan itulah tujuannya namun jika masih ada salah dan khilaf, sebelumnya saya secara pribadi memohon maaf.
Sekali lagi terima kasih...Sobatku...anda begitu berharga...anda adalah orang yang luar biasa dan sebuah hasil maha karya dari ALLAH "The Creator".

Marilah kita bersama-sama berusaha, bermitra dan saling dukung serta saling mengembangkan diri untuk mewujudkan impian dan harapan kita menjadi kenyataan.

selamat membaca n'' terima kasih atas kunjungannya.

24 Februari, 2008

Gelar Syukuran, Idris Hadirkan Art2Tonic

Watampone, Tribun - Bupati Bone (incumbent) Idris Galigo menggelar syukuran di kediaman pribadinya, Jl Gunung Jayawijaya Watampone, Kabupaten Bone.

Syukuran tersebut digelar sesaat setelah penetapan pasangan Idris-Said (Idi'si) sebagai pemenang Pilkada Bone.


Laporan: Ismail Solle. tribuntimurcom@yahoo.com



Dalam acara itu, Idris sempat membawakan sambutan dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan tim suksesnya.

Acara juga dihibur artis Art2Tonic, kelompok penyanyi asal Makassar. Hingga detik ini, acara hiburan masih berlangsung dirangkaikan dengan acara makan siang.

Ratusan orang hadir dalam acara itu, yang terdiri dari pejabat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pengurus Partai Golkar. (*)



KPU Tetapkan Idi'si Pemenang Pilkada

Watampone, Tribun - KPU Bone akhirnya menetapkan pasangan Idris Galigo-Said Pabokori (Idi'si) sebagai pemenang Pilkada Bone melalui pleno beberapa menit lalu.

Pleno itu dipimpin Ketua KPU Ali Imran didampingi anggotanya, Muhiyyin, Erniwati, dan Burhanuddin Natsir. Pleno itu juga dihadiri tim pemenangan masing-masing kandidat.


Laporan: Ismail Solle. tribuntimurcom@yahoo.com



Satu-satunya kandidat yang hadir, yakni Cabup Bone nomor tiga Mangunsidi. Dua kandidat lainnya, Idris dan Fahsar tidak hadir.

Pasangan Idi'si dinyatakan menang versi KPU berdasarkan perolehan suara terbanyak dari seluruh PPK dengan 216.952 suara atau 56,8 persen.

Sementara, saingan beratnya, Fahsar-Abdullah (Afdal) meraih 137.850 atau 36,1 persen, sedangkan pasangan Mangunsidi-Azis Halid (Amanah) memperoleh 27.063 atau 7,1 persen. (*)



17 Februari, 2008

Jusuf Kalla Titip Salam ke Idris Galigo

Watampone, Tribun -- Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga Ketua DPP Partai Golkar menitip salam dan ucapan selamat kepada calon Bupati Bone incumbent Idris Galigo setelah mengetahui hasil quick count (penghitungan cepat) Lembaga Survei Indonesia (LSI).




Laporan: Jumadi Mappanganro. jum_tribun@yahoo.com


Jusuf Kalla menyampaikan hal itu melalui Menteri Hukum dan HAM RI Andi Mattalatta yang juga Ketua Badan Pemenangan Bappilu DPP Partai Golkar.

"Saya tadi ditelepon oleh Pak Andi Mattalatta. Beliau juga sudah mengetahui hasil quick count LSI. Makanya ia memberi saya ucapan selamat dan menyampaikan salam dan selamat dari Pak JK ke saya," ujar Idris Galigo dalam jumpa persnya di kediaman pribadinya di Jl Gunung Jaya Wijaya, Watampone, sore tadi.

Sore tadi LSI mengumumkan kemenangan Idi'si dengan perolehan suara 54,75 persen. Sedangkan pasangan Andi Fahsar Padjalangi-Andi Abdullah 37,70 persen, dan duet Andi Mangunsidi-Abdul Azis Halid sebanyak 7,55 persen. (*)



LSI: Afdal Hanya Unggul di Enam Kecamatan

Dari 27 kecamatan di Bone, Pasangan Idris Galigo-Said Pabokori unggul di 21 kecamatan, Fahsar-Andi Abdullah hanya di enam kecamatan, dan Andi Mangunsidi-Azis Halid kalah total di 27 kecamatan.



Laporan: muhammad irham. la_toge_langi@yahoo.com

Makassar, Tribun -
Pasangan Idi'si kalah dari Afdal di Kecamatan Bontocani dengan persentase 36,8 persen untuk Idi'si dan 57,2 persen untuk Afdal. Sementara Amanah hanya memperoleh 6,01 persen.

Lembaga Survei Indonesia (LSI) melansir selain Bontocani, Afdal juga menang di Mare, Patimpeng, Salomekko, Tanete Riattang, dan Kecamatan Ulaweng.(*)




Dua Camat Asal Bone Mengadu Gubernur Tanri

Watampone, Tribun - Dua camat asal Kabupaten Bone, masing- masing Camat Tanete Riattang Barat Andi Islamuddin dan Camat Ulaweng AM Santiaji membawa surat tembusan pengaduan ke penjabat Gubernur Sulsel, Achmad Tanribali Lamo, Selasa (22/1). Dalam surat itu, keduanya mengadukan Bupati Bone, AM Idris Galigo, yang mencopot mereka dari jabatan camat.





Dalam surat itu, Islamuddin dan Santiaji menegaskan keberatannya atas pencopotan itu, karena dinilai bernuansa politis dan tidak mendasar. Pasalnya, mereka menilai proses pemeriksaan di bawasda belum rampung.
Santiaji kepada Tribun, kemarin, mengatakan, meski tidak sempat berdialog dengan Gubernur Tanri, namun keduanya sudah menyampaikan langsung surat tersebut di Makassar.
Setelah di kantor Gubernur, dua camat ini tidak sempat menemui gubernur, keduanya langsung menuju wisma perwira tinggi (pati) di Jl Sungai Tangka. Namun, karena urusan dinas, keduanya diminta kembali ke kantor gubernur besok pagi (hari ini).
Kedua camat ini juga sempat membakar surat keputusan (SK) pencopotan dirinya, karena dinilai cacat yuridis. SK tersebut ditanda tangani bupati.
Setelah keduanya dicopot, mereka langsung berstatus nonjob. Islamuddin dimutasi ke dinas koperasi dan Santiaji ke kantor pemadam kebakaran.
Keduanya mengaku jika pencopotan itu dilakukan karena mereka dituding mendukung Wakil Bupati Bone, Andi Fahsar Padjalangi. Fahsar yang akan maju sebagai Calon Bupati Bone menjadi rival politik Idris di Pilkada Bone 2008. Fahsar berpasangan dengan Abdullah dan Idris dengan Said Pabokori.
Sebelumnya, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Andi Amrullah Amal menegaskan jika mutasi kedua camat itu sudah sesuai mekanisme. Menurutnya, pencopotan dilakukan terkait adanya pengaduan yang masuk ke meja bawasda. Keduanya akhirnya diperiksa dan dinyatakan layak dicopot dari jabatannya.




SBY Resmikan TVOne

Presiden SBY hari Kamis (14/2) malam di Kantor Kepresidenan Jakarta, meresmikan TVOne. Presiden beramah dengan pimpinan TVOne. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, hari Kamis (14/2) malam di Kantor Kepresidenan Jakarta, meresmikan TVOne, yang sebelumnya bernama Lativi. Presiden berharap TVOne dapat memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia, dengan menyuguhkan acara yang mencerdaskan kehidupan bangsa.






”Kalau nanti banyak porsi di bidang keolahragaan, itu juga bagian bagaimana membangun semangat bangsa ini untuk memajukan olahraga di tanah air kita. TVOne juga mesti memiliki keunggulan, daya tarik yang khas, sehingga penonton akan menunggu, akan merasa belum yang terpenuhi kalau belum melihat TVOne.Tentunya TVOne juga harus selalu kreatif dan inovatif,” kata SBY didampingi Direktur Pemberitaan dan olahraga TVOne Karni Ilyas, serta reporter Nita, dalam siaran langsung.

Sementera itu, Karni Ilyas mengatakan, inilah televisi pertama yang diresmikan di kantor kepresidenan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden yang telah meresmikan TVOne. Kami ingin beda dari TV lain, dalam artian sumbangan ke masyarakat banyak lebih berarti dan kami bisa lebih berarti di masyarakat,” ujar Karni.

Menanggapi keinginan TVOne ingin tampil beda, Presiden mengingatkan tentang falsafah tampil beda. Beda karena tampil positif, beda karena punya kelebihan yang positif, beda karena memiliki daya saing tinggi, beda karena untuk menjadi beda atau lebih baik itu dengan kerja keras denganh keringat.” Jangan sampai ingin beda tapi dengan cara-cara yang tidak tepat,” jelas Presiden.

Selain itu Presiden mengatakan sesuai makna logo TVOne di mana O berarti persatuan, dan angka satu, ingin menjadi nomor satu, maka program atau tanyangan TVOne harus diterima oleh rakyat Indonesia. "Bangkitkan semangat tidak putus asa, tidak pesimis, tidak merasa negerinya jelek terus, tetapi bangga sambil sadar bahwa masih banyak masalah yang perlu diatasi bersama. Kalau itu bisa dibangun oleh TVOne dengan tanyangannya, akan beda betul negara kita di waktu akan datang,” pungkas Presiden. (win)



Negara Kaya pun Dulu Pernah Miskin

PERAIH Nobel Perdamaian 2006, Prof Dr Muhammad Yunus, untuk kali keempat berkunjung ke Indonesia. Kunjungannya yang kali ini kurang lebih lima hari dimanfaatkan untuk bertemu dan berdiskusi dengan antara lain, para pengusaha, pejabat publik seperti jajaran petinggi Bank Indonesia, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden M Yusuf Kalla, para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, dan sejumlah akademisi serta mahasiswa dari perguruan tinggi.



Jakarta | Selasa, 14 Agt 2007 09:21:27 WIB


Yunus meraih penghargaan paling bergengsi di dunia tersebut atas jasa-jasanya membangun ekonomi dan sosial melalui Grameen Bank yang didirikannya pada 1 Oktober 1983. Dalam Bahasa Bangla, "grameen" berarti desa. Bank ini memberikan kredit mikro kepada kelompok miskin sejak tahun 1976. Awalnya, Yunus mengeluarkan uang sebesar US$27 dari sakunya sendiri. Lalu memberikan pinjaman kepada 42 perempuan Desa Jobra dekat Chittagong University. Uang itu digunakan untuk membantu kegiatan usaha mereka membuat furnitur berbahan dasar bambu.
Dalam kesehariannya, pria yang kerap berbusana grameen check (kemeja kotak-kotak dari tenun tradisional yang dilapis rompi dan celana panjang) ini mengatakan, dirinya bercita-cita mengentaskan kemiskinan di Banglades. Mimpi terbesarnya adalah melihat kemiskinan di dunia ini berakhir.
Bagi Yunus, obat penawar hati di kala sedih adalah pergi mengunjungi orang-orang desa, berkomunikasi dengan mereka, lalu memberikan bantuan agar rakyat miskin dapat mengubah hidupnya, keluar dari kemiskinan.
Nobel Perdamaian telah membuka aksesnya di seluruh dunia. "Kini, saya berbisik pun orang mendengar," katanya pada Jurnal Nasional. Berikut wawancara khusus Jurnal Nasional dengannya di Bandara Soekarno-Hatta sesaat sebelum dia bertolak ke Yogyakarta, Jumat (10/8) lalu.
1.Apakah Anda melihat prospek cerah bagi Indonesia dalam menciptakan stabilitas ekonomi dan politik pascakrisis moneter 1998?
Saya melihat banyak perubahan di sini. Menjadi lebih percaya diri, perekonomian bergerak dan laju pertumbuhannya membaik, yakni dapat mencapai enam persen lebih. Saya juga melihat generasi muda bekerja lebih giat dan penuh percaya diri. Perkembangan bidang politik terlihat lebih teratur. Selama kunjungan ke Indonesia kali ini, saya menyaksikan langsung Pilkada DKI Jakarta. Ini adalah langkah yang sangat penting, yakni pertama kali diadakan pemilihan gubernur secara langsung di Jakarta. Demikian pula pilkada serupa yang terjadi di daerah-daerah lain di Indonesia. Jadi, saya melihat memang ada perubahan yang sangat maju.
2. Apa cara yang paling efektif untuk mengentaskan kemiskinan, khususnya di Indonesia dan negara-negara lain di Asia pada umumnya?
Masalah ini (kemiskinan) biasa terjadi. Kemiskinan tidak hanya terjadi di Asia, tapi di seluruh belahan dunia. Satu hal yang biasa dilakukan dalam mengatasi kemiskinan adalah memberikan layanan dan fasilitas yang disediakan institusi bagi kaum miskin. Sepertinya, fasilitas perbankan tak pernah tersedia bagi mereka. Kita perlu memberikan layanan finansial bagi kalangan miskin, ini adalah hal yang sangat penting.
Demikian pula bidang teknologi informasi yang umumnya hanya dapat dijangkau oleh kalangan mampu. Nah, bidang teknologi informasi ini juga seharusnya dapat menjangkau kaum miskin, sehingga mereka dapat memanfaatkan informasi dan jaringan yang ada di dalamnya.
Pada akhirnya mereka dapat mengubah hidupnya. Generasi muda harus dapat melakukan perubahan besar-besaran dalam mengatasi kemiskinan. Niscaya, jika seluruh upaya-upaya tersebut dikombinasikan, maka ini adalah cara ampuh untuk keluar dari kemiskinan. Tentunya hal-hal tersebut harus didukung oleh kondisi perekonomian yang baik seperti laju pertumbuhan tinggi, inflasi yang rendah dan lain-lain.
3. Dari mana sumber finansial itu seharusnya berasal?
Masalahnya bukan pada uang. Ada dana yang cukup di dalam suatu negara. Jika kita menyediakan layanan kredit mikro, yang dilakukan adalah menarik deposit. Seperti yang dilakukan oleh perbankan, menarik deposit dari nasabah dan meminjamkan dana tersebut kepada kaum miskin.
Kita tidak harus meminta dana besar pada pemerintah atau bahkan Bank Dunia atau donor mana pun. Kita hanya menciptakan masalah bagi diri sendiri jika melakukan hal tersebut. Nasabah yang menyetor uangnya juga bisa mendapatkan keuntungan. Uang yang mereka setor dapat memajukan bank dan uang tersebut dapat dipinjamkan kepada kaum miskin agar hidup mereka berubah. Hal tersebut harus berlangsung secara simultan.
4. Pernah diberitakan bahwa Anda mendirikan Grameen Bank karena terinspirasi kepemimpinan seorang tokoh pendiri Bangladesh Academy for Rural Development, Dr Akhtar Hameed Khan?
Kala itu Dr Khan ingin membangun sebuah koperasi. Layanan koperasi itu ditujukan kepada para petani. Dedikasi dan kesederhanaan hidupnya menginspirasi banyak orang. Itulah yang terjadi pada saya ketika menjadi seorang guru yang independen. Setiap orang dapat melakukan hal serupa seperti Dr Khan. Saya sendiri tak pernah bekerja dengan Dr Khan, tapi apa yang dilakukannya memang berdampak besar.
5. Apa kesalahan negara berkembang sehingga kemiskinanannya sulit diatasi?
Kemiskinan terjadi karena peninggalan masa lalu. Bukan karena terjadi begitu saja. Kemiskinan karena peninggalan masa lalu itu terjadi di mana-mana. Negara yang saat ini kaya sekalipun, dulunya pernah miskin. Ratusan tahun lalu, semua negara juga ditimpa kemiskinan. Tapi, sekarang ini semua itu berubah. Sebagai contoh, wabah kelaparan pernah terjadi di Irlandia dan masyarakatnya menjadi miskin. Bahkan, negara-negara seperti Prancis dan Jerman pun pernah mengalami kemiskinan di abad lalu. Jadi, masalah kemiskinan bukan hal yang aneh bagi negara-negara di Asia dan negara lainnya. Kemiskinan berpindah.
Kita memiliki masalah kemiskinan karena penjajahan selama bertahun-tahun. Sehingga kita pernah tidak berkesempatan mengendalikan negeri sendiri untuk maju. Nah, setelah merdeka kita memerlukan paket kebijakan yang benar dan institusi yang benar. Akhirnya, sebenarnya kemiskinan bukan diakibatkan oleh kaum miskin, tapi oleh peranan institusi dan kebijakan yang kurang tepat. Jadi, kita harus benahi peranan institusi dan kebijakan.
6. Faktor apakah yang paling menonjol sebagai penyebab kemiskinan, masalah politik, ekonomi atau rendahnya kemauan individu untuk maju?
Faktor yang paling utama adalah institusi (institusi keuangan, pemberi kredit, pelaku informasi teknologi). Sebagai contoh, Banglades dikenal sebagai negara yang sangat korup dan tidak bersistem politik yang baik, terlalu banyak terjadi kekerasan. Tapi, masyarakatnya bergerak meninggalkan kemiskinan. Karena institusi seperti Grameen Bank sebagai kreditor berjalan lancar, teknologi informasi tumbuh cukup baik.
Jadi, hal-hal inilah yang lebih penting untuk dilakukan daripada hal lainnya seperti menunggu sampai suatu negara memiliki pemerintahan yang bersih. Saya tidak bilang pemerintahan yang bersih itu tidak penting. Saya tegaskan, pemerintahan yang bersih itu sangat penting. Tapi, jangan tunggu sampai pemerintahan menjadi bersih dulu, baru mengatasi kemiskinan dilakukan kemudian, tidak! Sementara kita berjuang untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, kita juga harus berjuang untuk hal-hal lain secara simultan.
7. Apa cita-cita Anda waktu masih anak-anak?
Ya, seperti anak-anak pada umumnya. Saya ingin menjadi petugas pemadam kebakaran, ingin menjadi penerbang, ingin menjadi masinis. Tapi, lama-kelamaan ketika menjadi mahasiswa, saya ingin menjadi pengacara hukum. Karena saya pikir kala itu, pengacara dapat lebih berguna bagi masyarakat dibanding profesi lainnya. Tapi, kemudian cita-cita itu berubah, saya ingin menjadi ekonom. Maka saya selesaikanlah pendidikan di bidang ekonomi, lalu saya menjadi pendidik. Cita-cita terakhir saya, ingin menjadi guru yang baik.
8. Apakah menerima penghargaan Nobel Perdamaian merupakan bagian dari rencana hidup Anda? Apa rencana Anda berikutnya?
Saya tak pernah berencana mendapatkan Nobel. Tapi, memang banyak orang yang membicarakan itu 14 hingga 15 tahun terakhir. Lalu, ada spekulasi di berbagai media massa mendekati masa pemilihan Nobel Perdamaian. Dan spekulasi tahun itu adalah mungkin... Profesor Yunus yang mendapat anugerah penghargaan tersebut. Namun, saya tak pernah menyadarinya sampai orang-orang bertanya: "Anda layak untuk menerimanya, mengapa Anda tak mencalonkan diri mendapatkan Nobel?" Saya menjawab, "Saya tidak ingin melakukannya, biarlah orang lain yang menilai."
Saya melakukan sesuatu bukan untuk mengejar penghargaan, tapi untuk meraih kesuksesan dari sebuah pekerjaan yang dilakukan. Setelah meraih Nobel ini, saya akan meneruskan apa yang sudah saya kerjakan selama ini. Kini banyak hikmah yang bisa saya petik. Saya dapat bertemu dengan orang yang sebelumnya tak bisa. Banyak pintu terbuka dan setiap orang akan mendengar. Sebelumnya, jika saya berteriak sekalipun, tak ada orang mendengar. Tapi sekarang, saya hanya berbisik saja, orang pasti akan mendengar.
9. Siapa idola Anda?
Tak ada idola yang spesifik. Beberapa yang saya idolakan adalah musisi asal Banglades. Waktu kuliah dulu, saya menggemari Bob Dylan.

Sally Piri/Jurnal Nasional




Keluarga Manggabarani Berduka

Makassar, Tribun - Innalillahi wa innailahi rajiun. Keluarga besar Manggabarani berduka. Hj Andi Mani Intan (87), istri dari Manggabarani, meninggal dunia, Rabu (13/2) di Jakarta. Ibu dari Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri, Irjen (Pol) Jusuf Manggabarani ini
meninggal dunia dalam perjalanan dari Rumah Sakit Siloam ke Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
Andi Mani Intan meninggal dunia di usia 78 tahun. Ia meninggalkan 12 orang anak 48 orang cucu, dan tiga orang cicit.





Jenazah, kemarin sore, diterbanghkan dengan peswat khusus dari Jakarta ke Makassar.Rencananya, ia akan dimakamkan di Polewali, Mandar, Sulawesi Barat, hari ini pukul 11.00 wita.
Rencananya, almarhumah akan dirawat di salah satu rumah sakit di Makassar, setelah dirawat selama dua bulan di Jakarta. Selama dua bulan, almarhumah dirawat di rumah sakit bertaraf internasional tersebut karena sakit ketuaan.
"Keinginan untuk merawat almarhumah ke Makassar sebenarnya akan kami lakukan, namun dalam perjalanan Tuhan berkehendak lain," ujar Idris kepada Tribun tadi malam.
Dari Makassar, ungkapan duka datang. Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin meminta kepada seluruh warga Makassar agar mendoakan arwah ibunda Idris Manggabarani yang meninggal dunia di Jakarta, Rabu (13/2) siang.
Sebelum menghadiri acara pelantikan, Ilham terlebih dahulu menghadiri acara penyambutan jenazah di Bandar Udara Hasanuddin, Mandai.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Makassar saya mengajak kepada semua warga Makassar untuk mendoakan kepergian ibunda mantan Kapolda Sulsel Jusuf Manggabarani yang juga ibunda rekan saya Idris Manggabarani. Semoga amal ibadahnya dapat diterima di sisi-Nya," kata Ilham.
Ilham mengatakan hal itu beberapa saat sebelum membuka pelantikan Ketua RT/RW dan LPM se-Kelurahan Paccerakkang, Kelurahan Biringkanaya, Makassar.




Lukisan Ratu Elizabeth I Laku 5,3 Juta Dolar

Semakin lama usia sebuah benda, semakin mahal pula harganya. Salah satunya adalah lukisan wanita paling berkuasa di masanya, Ratu Elizabeth I, yang terjual dengan harga mencapai 5,3 juta dolar Amerika atau sekitar 53 triliun rupiah.
Lukisan seluruh badan dari sang ‘Ratu Perawan‘™, begitu ia dijuluki karena tak pernah menikah, dilukis oleh Steven Van der Meulen yang kemudian menjadi salah satu pelukis ternama dan terpenting di dalam sejarah seni lukis di Inggris. Menurut catatan, lukisan itu diambil ketika Elizabeth berusia 30 tahun.




London, Inggris | Jum'at, 23 Nov 2007 09:19:34 WIB


“Sama seperti ayahnya, Raja Henry VIII, ia begitu sangat penting bagi Inggris begitu pula dengan lukisannya,”ujar Emmeline Hallmark, Kepala Departemen Lukisan Sotheby Inggris Raya.
“Lukisannya sangat indah dan dekoratif, serta sedikit menyinggung ketidakmatangannya kala diangkat menjadi Ratu,”ujar Hallmark kepada Reuters.
Suci DH




Interpelasi BLBI : Interpelasi Untuk “Pencuci Piring”

DPR kembali menginterpelasi pemerintah. Artinya, DPR menggunakan hak bertanyanya kepada pemerintah. Memang adalah hak dewan untuk bertanya kepada pemerintah jika ada masalah-masalah besar yang dipandang perlu ditanyakan karena menyangkut kepentingan negara. Kali ini yang diinterpelasi adalah masalah BLBI yang memang membebani negara sampai sekarang.




Senin, 11 Feb 2008

Persoalannya, masalah BLBI ini adalah masalah yang terjadi karena kebijakan pemerintahan sebelumnya. Malah, skema penyelesaian BLBI adalah kebijakan yang diputuskan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, dengan mengeluarkan Surat Keterangan Lunas (SKL), berdasarkan kebijakan Release and Discharge. Tetapi yang harus menjawabnya justru adalah pemerintahan Presiden SBY.
Yang dipertanyakan DPR sekarang ini justru tentang dasar kebijakan BLBI tersebut, termasuk dasar pengeluaran SKL, perbedaan antara jumlah hutang dan nilai aset yang diserahkan, nilai riil hasil lelang aset oleh BPPN. Dewan ingin tahu berapa banyak yang tidak kooperatif, mana saja kasus yang sedang dalam proses hukum, serta siapa saja pengemplang BLBI yang buron ke luar negeri. Lebih lanjut, DPR pun bertanya apa saja langkah-langkah yang telah diambil oleh pemerintah untuk mengembalikan aset negara, untuk menuntaskan proses hukum, dan mengejar para buronan itu.
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, pemerintahan Presiden SBY harus membongkar dokumen-dokumen lama untuk melihat kronologis persoalan yang muncul dan solusi kebijakan yang diambil pemerintahan masa itu, dan dampaknya pada kewajiban pemerintahan masa sekarang. Sampai sekarangpun konsekuensi dari kebijakan-kebijakan masa lalu itu masih harus dibayar oleh negara dalam bentuk pembayaran bunga hutang sejumlah 50-60 triliun rupiah setahun.
Bayangkan, berapa banyak gedung sekolah yang bisa diperbaiki dengan uang itu. Berapa banyak komputer dan buku yang bisa di sediakan untuk setiap sekolah. Berapa banyak sarana kesehatan di desa-desa yang bisa disediakan, berapa banyak saluran irigasi pertanian yang bisa dibangun untuk meningkatkan produksi pertanian kita dengan uang itu setiap tahun.
Sayangnya tidak ada ketentuan dalam konstitusi maupun perundangan lainnya yang mengatur hak interpelasi dewan kepada pemerintahan sebelumnya. Tidak ada pula hak interpelasi pemerintahan sekarang ini kepada pemerintahan sebelumnya. Baik DPR-RI maupun pemerintahan Presiden SBY yang menjabat sekarang ini, misalnya, tak bisa menginterpelasi pemerintahan Presiden Megawati atas keputusan Release and Discharge yang dikeluarkannya.
Karena itu, pemerintahan Presiden SBY tetap akan menjawab dengan sebaik-baiknya pertanyaan-pertanyaan dewan sehubungan dengan persoalan BLBI ini. Mungkin memang sudah ditakdirkan bahwa Presiden SBY terpilih menjadi Presiden untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa yang diakibatkan oleh kebijakan masa lalu.
Tidak berlebihan jika ada yang menganggap bahwa pemerintahan Presiden SBY adalah pemerintahan yang bertugas untuk “mencuci piring” setelah semua pesta pora telah usai. Tetapi memang sudah menjadi tekad Presiden SBY untuk membawa perubahan bagi negara dan bangsa, untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa, untuk bangkit kembali sebagai bangsa yang besar.

Andi A. Mallarangeng




Tiga Klub Sepak Bola Inggris Terkaya di Dunia

Tiga klub Liga Utama Inggris tahun ini masuk peringkat lima besar “Deloitte Football Money League”, daftar klub sepak bola terkaya di dunia. Ini adalah pertamakalinya sebuah negara memiliki tiga klub yang masuk lima besar Money League.
Manchester United naik dua tingkat ke posisi kedua. Chelsea naik dua tingkat juga ke posisi keempat dan Arsenal merangkak empat tingkat ke posisi kelima. Sementara tempat teratas diduduki klub Spanyol, Real Madrid untuk ketiga kali secara beruntun.
Klub asal Spanyol lainnya, Barcelona ditempatkan di peringkat ketiga. Daftar tersebut disusun berdasarkan catatan keuangan selama musim 2006/07, namun tidak termasuk biaya transfer pemain.




London | 14:46:44 WIB


"Kepindahan Arsenal ke Stadion Emirates telah mengubah pendapatan mereka, sementara pendapatan Chelsea meningkat sehingga bisa kembali ke lima besar," kata Dan Jones, rekanan di Sports Business Group di Deloitte.
Real Madrid dan Manchester United menjadi klub yang berpenghasilan di atas 300 juta euro (sekitar Rp4,04 triliun) dalam satu musim. Real menikmati peningkatan pendapatan sebesar 20 persen, sehingga total pemasukan mereka menjadi 351 juta euro (sekitar Rp4,73 triliun), sementara pendapatan United naik ke angka 315 juta euro (sekitar Rp4,24 triliun).
Menurut Jones, Manchester meraih pendapatan ekstra dari perjanjian baru untuk hak siar televisi Liga Utama Inggris musim 2007/08. “Keberhasilan di Liga Champions mungkin bisa membawa mereka ke posisi nomor satu,” papar Jones.
Posisi 20 besar Money League dikuasai seluruhnya oleh klub Eropa. Enam klub Inggris ada di daftar itu, bersama empat klub Jerman dan Italia, tiga klub Spanyol, dua klub Prancis, dan satu klub Skotlandia. (Reuters/Ant)




08 Februari, 2008

Mei, Independen Bisa Ikut Pilkada

Makassar, Tribun - Pemerintah dan DPR menggenjot pembahasan revisi Undang-Undang No 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah yang salah satu isinya mengatur calon perseroangan (independen) yang akan maju ke pemilihan kepala daerah (pilkada), baik di provinsi maupun kabupaten/kota.
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Politik di Komisi II DPR RI, Andi Yualiani Paris, kepada Tribun, Jumat (8/2) malam, mengatakan, pihaknya mengagendakan revisi tersebut dapat diparipurnakan atau disetujui pada bulan Maret mendatang (lihat, Incumbent Mundur).




Maret, DPR Paripurnakan Revisi UU No 32/2004; 2008, Sulsel Gelar 12 Pilkada Kabupaten/Kota ; Pemerintah dan DPR Bahas Persyaratan; Calon Incumbent Harus Mundur


"Sesuai agenda di komisi II, ini akan diparipurnakan pada Maret nanti. Kita berharap seratusan pilkada yang akan digelar sesudah Maret, termasuk beberapa pilkad di Sulsel sudah bisa mengakomodir calon independen," kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) asal Sulsel ini.
Dikonfirmsi terpisah, Kepala Pusat Penerangan Departemen Dalam Negeri (Depdagri) Saut Situmorang mengatakan, mendagri bersama menteri hukum dan HAM menkumham dan Komisi II DPR RI sudah dua kali menggelar rapat kerja guna membahas rencana revisi UU tersebut.
"Kita juga berharap ini secepatnya ditetapkan sehingga pemerintah bisa membuat peraturan pemerintah secepatnya. Estimasi kami, calon independen sudah bisa operasional mulai April atau Mei tahun ini," kata Saut.
Calon independen diakomodir menyusul keputusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan permohonan gugatan sejumlah kalangan yang meminta adanya calon kepala daerah yang tidak diusung oleh partai politik.
Dalam aturan sebelumnya, setiap calon kepala daerah harus diusung oleh parpol atau gabungan parpol yang memiliki minimal 15 kursi di parlemen atau gabungan parpol nonparlemen yang memiliki 15 persen dari total suara sah hasil pemilu 2004.

12 Pilkada
Sepanjang tahun 2008 ini, 12 kabupaten/kota di Sulsel menggelar pilkada, termasuk Pilkada Bone yang akan digelar 17 Februari ini.
Sedangkan pilkada lainnya akan digelar di Palopo, Sinjai, Bantaeng, Enrekang, Parepare, Sidrap, Jeneponto, Makassar, Pinrang, Luwu, dan Wajo (lihat, Agenda Pilkada 2008)
Khusus pilkada di Makassar, Pinrang, Luwu, dan Wajo dimajukan pelaksanaannya karena masa jabatan kepala daerah di keempat daerah tersebut berakhir pada 2009, bertepatan dengan pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilihan presiden (pilpres).
Pilkada Makassar, Pinrang, Luwu, dan Wajo akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang.
Menurut Saut, dalam pertemuan, Rabu (6/2) malam, disepakati beberapa poin dalam undang-undang akan ditindaklanjuti dalam tingkat panitia kerja (panja) DPR.
Mengenai uang jaminan bagi calon perseorangan, Saut mengaku masih akan dibahas lebih lanjut. DPR RI menginginkan calon perseorangan harus menyetor uang jaminan sebesar Rp 350 juta. Sedangkan pemerintah cukup dukungan penduduk sesuai jumlah penduduk di wilayah setempat.
Usulan lain pemerintah, calon perseorangan yang ingin maju di wilayah berpenduduk kurang dari dua juta maka harus menuai dukungan 6,5 persen dari jumlah penduduk. Jika jumlah penduduk berjumlah dua hingga enam juta, calon perseorangan harus mendapat dukungan lima persen dari jumlah penduduk.
Sedang wilayah yang berpenduduk enam hingga 12 juta, calon perseorangan harus mengumpulkan dukungan empat persen. Jika wilayah berpenduduk lebih 12 juta, jumlah dukungan minimal tiga persen.
Ditanya bentuk dukungan seperti apa, Saut mengaku bentuknya masih dibahas di tingkat panitia kerja (panja) DPR.
"Apakah bentuknya harus tertulis dan bermataerai atau bukti fotokopi KTP, itu masih dalam tahap pembahasan," katanya lagi.

Peluang Independen
Di tempat terpisah, Dosen Sosiologi Politik FISIP Universitas Hasanuddin, Dr Andi Haris, menilai peluang calon independen di pilkada sulit bersaing dengan figur yang diusung parpol. Menurutnya, struktur parpol berjenjang mulai tingkat paling bawah sehingga memudahkan menggalang massa.
"Berbeda dengan calon independen yang hanya mengandalkan kharisma untuk mendulang suara. Meski demikian, peluang calon independen untuk menang tetap ada tapi itu sangat kecil," ujarnya.
Haris tak yakin aturan tentang calon perseorangan bisa disahkan dalam waktu dekat. "Apalagi DPR, tempat pembahasan calon perseorangan, adalah lembaga lembaga politik," lanjut Haris.
Wacana calon independen di Pilkada Kota Makassar mendapat respon positif dari kalangan pengusaha. Dua ketua asosiasi usaha, Bahar Ngitung (Ketua Kadin Makassar ) dan Rusdin Abdullah (Ardin R) menyatakan kesiapannya maju di pilkada melalui jalur calon independen.
"Mudah-mudahan aturan tentang calon independen disahkan secepatnya. Saya yakin banyak figur pemimpin di Makassar yang menunggu aturan itu termasuk saya," kata Rusdin yang ditemui di sela-sela diskusi Sayang di Warkop Kopizone, Jl Boulevard.
Hal senada juga disampaikan Bahar yang memprediksi pilkada Makassar bakal diikuti banyak figur. Namun Bahar mengaku belum mau bersikap hingga pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang dilantik sebagai gubernur-wakil gubernur definitif Sulsel.
Sementara, Rusdin mengaku siap memenuhi persyaratan dukungan objektif hingga tujuh persen dari total masyarakat Makassar. Penduduk Makassar saat ini mencapai 1,3 juta jiwa.
"Jika calon independen ikut pilkada, berarti akan diikuti banyak calon. Semakin banyak semakin baik untuk memberi alternatif kepada pemilih," ujarnya.



Firmansyah Minta Restu Ketua PKB dan PKPB

Makassar, Tribun - Bakal calon (balon) Bupati Wajo, Firmansyah Perkesi, menemui Ketua PKB Sulsel Amir Machmud dan Ketua PKPB Sulsel Tajuddin Renreng di Restoran Barugae, Pangayoman, Kota Makassar, Kamis (7/2) malam.
Pertemuan berlangsung hingga tengah malam di ruang VIP restoran tersebut. Firmansyah sudah mendaftar di PKB, PKPB, PKS, PSI, PBB, dan Partai Merdeka Wajo untuk diproses sebagai calon bupati pada Pilkada Wajo 2008.




"Ini hanya pertemuan silaturahmi. Pak Firmansyah melaporkan bahwa beliau sudah mendaftar di PKB Wajo dan siap mengikuti proses yang dilakukan teman-teman di Wajo," ujar Ketua PKB Sulsel, Amir Machmud.
Gabungan PBB, Partai Merdeka, PSI, PKB, dan PKPB mencapai bilangan enam persen lebih, sebagai syarat untuk mengajukan pasangan calon. Sedangkan PKS memiliki empat kursi di DPRD Wajo.
Firmansyah yang kini menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Wajo didampingi sejumlah tim suksesnya.
PKB Wajo sedang menggodok tujuh figur untuk ditetapkan sebagai calon bupati.
Usai bertemu Amir, di tempat yang sama Firmansyah bertemu dengan Tajuddin Renreng. "Silakan ikuti proses yang ada, saya tunggu berkasnya dibawa teman-teman ke DPW PKPB Sulsel," tambah Tajuddin.
Tim Firmansyah optimistis dapat memenangkan Pilkada Wajo. Selain karena Firmansyah memiliki keluarga besar di Wajo, dia juga mengaku sudah menyiapkan diri sejak tiga tahun lalu untuk maju di pilkada.

Birokrat Berpengalaman

FIRMANSYAH Perkesi merupakan salah satu calon Bupati Wajo dari kalangan birokrat. Pengalamannya di bidang pemerintahan juga lebih dari cukup sebagai modal untuk maju di Pilkada Wajo 2008.
Saat ini, Firmansyah menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Wajo.
Sebelumnya, dia pernah menjabat Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Wajo, kemudian menjadi Asisten III Pemkab Wajo.



PDIP Segera Tentukan Empat Figur

Sengkang, Tribun - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) segera menjaring tujuh figur Bakal Calon (Balon) Bupati Wajo yang sedang diproses di meja tim verifikasi partai ini.
Tim verifikasi akan menentukan empat orang dari tujuh figur yang ada, 15 Februari mendatang. Empat figur yang dinyatakan lolos verifikasi akan diundang mengikuti wawancara khusus di depan tim verifikasi yang dipimpin Ketua Rifai Saguni, 18-19 Februari mendatang.






"Empat figur nanti ini akan diwawancara dan dijaring menjadi dua orang. Dua orang figur nanti inilah yang akan diusulkan ke DPP berikut pasangannya. Kemudian, DPP akan menentukan satu paket di antaranya," jelas Ketua Tim Verifikasi PDIP untuk Cabup-Cawabup Wajo, Rifai Saguni, Jumat (8/2).
Menurut dia, figur cabup yang akan diusung partai berlambang banteng itu harus mampu mencukupkan koalisi untuk mengusung satu paket calon. PDIP tetap menawarkan kadernya, Anshari Mangkona, untuk menjadi balon wabup.
"Jadwal penentuan dua figur yang akan diusulkan ke DPP akan ditentukan melalui pleno selanjutnya. Jadi, wawancara itu berlangsung dua hari, kemudian hasilnya ditentukan dalam waktu yang tidak lama," tandasnya.
Saat ini PDIP sedang menjajaki koalisi dengan sejumlah partai, seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Bulan Bintang (PBB).
Sebelumnya, tujuh figur yang terjaring di internal PDIP Wajo secara berurutan, masing-masing Andi Yaksan Hamzah, Yusran Paris, Mappalalogau Tantu, Asriadi Mayang, Burhanuddin Unru, Firman Parkesi, dan Tarawu Saenu.


Mangunsidi Ingin Kembalikan Kearifan Lokal Bone

Watampone, Tribun - Calon Bupati Bone, Andi Mangunsidi, bercita-cita mengembalikan kearifan lokal masyarakat Bone jika dirinya terpilih menjadi bupati. Mangunsidi akan mengembalikan tatanan budaya masyarakat Bone yang saat ini sudah mulai hilang.
"Saya akan menjadi pemimpin yang tetap memegang teguh kepada prinsip adat leluhur kita. Dimana pemerintahan saat itu berdasarkan keinginan rakyat dan pemimpin melayani keinginan rakyatnya," kata Mangunsidi, Jumat (8/2).




Mantan Walikotif Bone ini juga menceritakan bahwa zaman dahulu di masa pemerintahan Raja Bone sudah mengenal sistem demokrasi. Yang artinya semua keputusan tertinggi berada di tangan rakyat bukan di tangan penguasa.
"Jika rakyat Bone memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi pemimpinnya, maka semua kebijakan saya akan memihak kepada rakyat kecil. Saya tidak akan mementingkan diri saya dan keluarga saya," kata Mangunsidi.
Mangunsidi bertekad semua Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) akan difokuskan untuk kepentingan rakyat. Menurutnya selama ini yang terjadi APBD selalu tidak memihak kepada rakyat tetapi untuk kepentingan pejabat.
"Insya Allah saya akan memenuhi semua kebutuhan dasar rakyat Bone. Mulai dari sandang dan pangan. APBD nanti akan saya alokasikan untuk kesejahteraan rakyat Bone," kata Mangunsidi.
Selama menjadi pejabat di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bone, Mangunsidi memang terkenal sebagai tokoh yang sederhana. Kegiatan kampanye Mangunsidi pun sering digelar dengan acara yang sederhana.
Mangunsidi tidak setiap hari menggelar kampanye besar-besaran. Kemarin bahkan dia hanya menggelar silturahmi dengan beberapa dan tokoh masyarakat di wilayah selatan Bone.
"Kegiatan kampanye akbar sebenarnya lebih banyak nuansa hura-huranya daripada isinya. Inilah yang menyebabkan pasangan yang kami usung lebih sering melakukan silaturahmi daripada kampanye terbuka," kata Juru Bicara Tim Amanah, Irwan Kurniawa.



tribun-timur.com

KITA hidup dalam masyarakat yang mengalami perubahan secara cepat. Jenis kebutuhan masyarakat juga cepat berubah, demikian pula cara memenuhinya.
Surat kabar, sebagai mana juga lembaga-lembaga bisnis lainnya, dituntut senantiasa memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan itu ia akan tetap eksis. Tapi bila gagal ia punah.



Catatan HUT Ke-4 Tribun Timur

Saya selalu mengutip Charles Darwin (12 Februari 1809-19 April 1882) ketika mengingatkan teman-teman kerja di kantor mengenai sengitnya persaingan.
Kata ahli teori evolusi itu: "Bukan yang kuat yang bertahan hidup melainkan yang bisa menyesuaikan diri."

Kuat bukanlah resep untuk bertahan. Perusahaan yang kuat hari ini bukan karena dia benar-benar kuat, melainkan bisa menyesuaikan diri dengan perubahan.
Masyarakat berubah, kebutuhannya berubah, cara memenuhi kebutuhannya pun berubah. Dulu orang senang membaca berita yang pajang-panjang. Sekarang, waktu membaca surat kabar menjadi sangat singkat.
Dulu orang senang membaca pidato, sekarang tidak lagi. Kebutuhan akan berita berubah, begitu pula cara menyajikannya.
Tribun Timur tumbuh sekitar 1.500 persen sejak kuartal kedua 2004 hingga kuartal terakhir 2007.
Kami senang bukan saja karena angka pertumbuhan yang fantastis itu. Yang jauh lebih penting, Tribun Timur, isi maupun cara penyajiannya, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berubah.

DALAM masyarakat yang berubah itu, ada satu kekuatan yang begitu dahsyat yang mendorong, menciptakan, dan mengarahkan perubahan. Bukan cuma perubahan di sini, di Makassar, tapi juga di dunia.
Kekuatan yang dahsyat itu adalah teknologi informasi. Teknologi ini kita temukan di komputer maupun telepon selular (ponsel). Di sana ada juga internet.
Pada 2007, sekitar 31,5 juta orang Indonesia menggunakan internet. Rata-rata tumbuh lebih tiga juta pengguna internet tiap tahun dalam 10 tahun terakhir.
Pengguna internet di Singapura tumbuh 68 persen tapi jumlah pengguna hanya 2,4 juta. Pengguna internet di Indonesia hanya tumbuh 8,9 persen tapi mencapai 20 juta orang.
Pengguna internet itu berusia 10-39 tahun. Mereka bersentuhan dengan internet di kafe, sekolah atau kampus, tempat kerja, dan rumah.
Sampai dengan 20 tahun ke depan, generasi internet inilah yang akan mewarnai Indonesia.
Melihat data-data internetworldstats.com pada 2007, dapatlah dikatakan bahwa jumlah pengguna internet merupakan sisi Indonesia yang membanggakan.
Penetrasinya memang masih rendah, hanya 8,5 persen dari total populasi, jauh tertinggal dari bangsa-bangsa maju seperti Jepang (68,7 persen) atau bahkan Malaysia (60 persen).
Tapi dibanding India, salah satu raksasa ekonomi dunia, penetrasi Indonesia lebih baik.
Asia merupakan kawasan pengguna internet terbesar di dunia, 510 juta, mengalahkan Eropa dan Amerika Utara.
Dari segi jumlah, pengguna internet Indonesia merupakan ketiga terbesar di Asia setelah Jepang dan Cina.
Jumlah 31,5 juta pengguna internet di Indonesia memang bukan jumlah yang sedikit. Jumlah itu jauh lebih besar dari seluruh penduduk satu benua Australia. Juga lebih besar dari gabungan antara penduduk Malaysia dan Singapura.

BAGAIMANA dengan Makassar? Dari segi jumlah belum terlalu fantastis. Data PT Telkom Makassar menyebutkan, layanan internet mencakup 15 ribu pelanggan yang mengakses via Telkomnet Instant dan 2.300 pelanggan yang mengakses internet melalui Speedy.
Telkom menyiapkan 20 ribu satuan sambungan layanan (SSL) telepon Speedy untuk layanan internet selama 2008 ini.
Fasilitas hotspot di Makassar, yang mulai diperkenalkan di Pantai Losari pada 27 Mei 2007, diperkirakan mendongkrak pengguna internet, baik melalui laptop maupun ponsel.
Saat ini, hampir seluruh pusat perbelanjaan, hotel, rumah makan, dan kafe menyiapkan fasilitas hotspot, beberapa di antaranya gratis.
Fasilitas hotspot juga sudah masuk ke kampus-kampus bahkan kantor partai politik.
Hotspot mengubah gaya hidup sebagian warga Makassar.
Di warung kopi, suasana berubah gara-gara hotspot: dari mengobrol saja menjadi mengakses internet.
Di kampus, hotspot mengubah gaya hidup mahasiswa: dari keranjingan demo menjadi kecanduan internet.
Kita sudah melihat kecenderungan global akibat pengaruh teknologi informasi, yang secara perlahan-lahan menyeret masyarakat Makassar.
Dalam waktu yang tidak terlalu lama, berkat hotspot, kota ini akan benar-benar menjadi "cyber city".

BAGAIMANA Tribun Timur merespon perubahan tersebut? Sejak 24 September 2007, kami membentuk tim kecil untuk melakukan perubahan total terhadap isi (content) www.tribun-timur.com.
Dulunya, kami hanya mengikuti kecenderungan surat kabar lain di Indonesia. Isi surat kabar Tribun Timur edisi cetak di-posting ke www.tribun-timur.com.
Di Indonesia, hanya koran-koran besar di Jakarta, Kompas misalnya, yang menggabungkan isi print edition dengan edisi real time. Selebihnya, portal surat kabar hanya berisi berita-berita edisi cetak.
Dengan menyajikan berita-berita real time, www.tribun-timur.com menjadi portal berita real time pertama di luar Jakarta. Sambutan masyarakat ternyata luar biasa.
Di lingkungan Kompas Gramedia, inovasi Tribun Timur ini dijadikan model bagi seluruh koran daerah.
Kami senang bahwa sebentar lagi koran lain di Makassar akan mengikuti langkah kami. Sang pemimpin memang selalu diikuti langkahnya.
Pada ulang tahun yang keempat, 9 Februari 2008, ini, kami ingin menyatakan terima kasih kepada seluruh pembaca dan relasi bisnis.
PT Indopersda Primamedia, holding Kompas Gramedia yang menaungi seluruh koran daerah Kompas Gramedia, menetapkan Tribun Timur sebagai koran terbaik 2007 dari sisi pertumbuhan financial, customer perspective, business procces, dan inovation.
Portal Tribun, www.tribun-timur.com, merupakan salah satu inovasi kami untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berubah.
Akhirnya, kata Darwin: "Bukan yang kuat yang bertahan hidup melainkan yang bisa menyesuaikan diri."
Pembaca, kami memohon doa. Dengan doa kita semua, secara resmi kami luncurkan portal Tribun, www.tribun-timur.com. Semoga bermanfaat untuk masyarakat.

Tribun Timur,
Selalu yang Pertama




Syahrul: Soal Gerak Jalan, Jangan Berlebihan

Makassar, Tribun- Gubernur Sulsel terpilih versi KPU Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meminta penjabat Gubernur Sulsel Ahmad Tanribali Lamo tidak menyikapi berlebihan rencana gerak jalan rakyat bersatu yang digagas tim Sayang, 17 Februari mendatang.
"Saya kira caretaker gubernur tidak perlu menanggapinya (gerak jalan) secara berlebihan. Caretaker memahami Sulsel dan saya tahu beliau itu bijaksana," kata Syahrul usai menghadiri Serial Diskusi Rakyat Bersatu di Warkop, Kopizone, Jl Boulevard, Makassar, Jumat (8/2).


Syahrul juga meminta panitia gerak jalan melaksanakan kegiatan yang tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan. "Khusus gerak jalan, saya sudah meminta agar berjalan tertib dan bekerja sama dengan pihak terkait," lanjut mantan Bupati Gowa ini.
Di tempat terpisah, Master Campaign Sayang, Irman YL, berharap pemerintah Sulsel dibawah koordinasi Tanri tidak mencurigai kegiatan- kegiatan yang dilakukan kelompok masyarkat. Menurutnya, kegiatan ini dalam rangka memberi pemahaman dan mendekatkan paket Syahrul-Agus dengan konstituennya.
"Ini bukan show of force apalagi intervensi terhadap keputusan hukum di MA. Jangan ada pihak yang merasa karena dirinyalah maka Sulsel menjadi aman. Kondisi sekarang adalah wujud kongkret kesadaran hukum masyarakat yang sabar menanti keputusan MA," lanjut None, sapaan Irman.
Ia menitipkan anggota DPRD Sulsel sebagai perpanjangan tangan rakyat Makassar mengkaji serius maslah ini. Ketua FKPPI Sulsel ini mengaku tidak tahu persis konsep pembangunan Lapangan Karebosi. "Saya tidak mau campuri Karebosi apalagi menjelang pilkada. Tapi saya punya prinsip. Prinsip pemerintahan yang saya ketahui tidak suka pemerintah yang menjual aset rakyat. Jangan dikira saya menyerang seseorang yah," lanjutnya.


Pada Idi" Cappo"....

“AYAT KURSY”


ALLOHU LAA ILLAHA ‘ILLA HUWAL HAY-YUL QOY-YUM – LAATA’ CHUDZUHUU SINATUW WALAA NAUM – LAHUU MAA FIS SAMAAWATI WAMAA FIL ARDH – MAN DZAL-LADZII YASFA’U ‘INDAHUU ILLAA BI-IDZNIH – YA’ LAMU MAA BAINA AIDIHIIM WAMAA CHOLFAHUM – WALLA YUHIITHUUNA BISYAI-IM MIN ‘ILMIHII ILLAA BIMAASYAA – WASI-A KURSIY-YUHUS SAMAAWAATI WAL ARDH – WALAA YA-UUDUHUU HIFZHUHUUMAA WA HUWAL ALII-YUL ‘AZHIIM.

AL QUR’AN HARI INI KATA “BIDADARI”

BIDADARI

TERDIRI ATAS 6 SURAH, 10 AYAT DAN 18 KATA

37:48. Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya,

38:52. Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya.

44:54. demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari.

52:20. mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.

55:56. Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.

55:58. Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.

55:70. Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.

55:72. (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah.

56:22. Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli,

56:35. Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung,

Kirim info, kareba n Agi-agi tu mai.....

irsalmahmud@yahoo.com

facebook : irsalmahmud

ditunggu ya..beritanya